KALAU ANDA MASIH PUNYA BELAS KASIHAN TOLONG DI BAGIKAN!!! JIKA AKU PUNYA SERAGAM PRAMUKA, AKU TIDAK AKAN LAGI BOLOS PADA HARI SABTU YAH..

Loading...


Di Indonesia, bersekolah semakin mudah dengan diadakannya harus sekolah 9 th. oleh pemerintah. Namun ternyata hal itu masihlah jadi masalah untuk beberapa orang terlebih dalam soal seragam untuk sekolah. 

Diambil dari Indozone, Kejadi ini dapat menerpa Adil (11) yang sekian kali bolos sekolah setiap hari Sabtu karena tak mempunyai seragam pramuka untuk dipakai. Namun saat ini, ia tidak lagi malu, lantaran siswa kelas IV SD Negeri 147 Pangaparang di Desa Pangaparang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, itu telah memperoleh pertolongan seragam pramuka dari sekolahnya. 

Mulai sejak naik ke kelas V, Adil tidak hadir sekolah serta tinggal dirumah neneknya saban Sabtu. Ia malu pada beberapa rekannya lantaran tak miliki seragam pramuka. " Saya malu, seragam pramuka saya ukurannya kecil serta telah lusuh, " kata Adil sembari merunduk serta memainkan jarinya di paha. 

Sudah 4 tahun seragam kepunyaannya ia gunakan serta saat ini seragamnya itupun telah kekecilan. Kancingnya juga telah copot serta sangat terpaksa diakal dengan peniti maupun jarum pentul. Simbol pramuka didada serta dilengannya juga telah lusuh serta luntur hingga tak terbaca lagi. 

Bila anda di posisinya sekarang ini, tentu malu bukan? Begitu halnya Adil. Ia malu menggunakan baju lain lantaran pastinya akan tampak tidak sama dari beberapa rekannya yang kenakan seragam pramuka. " Adil ini anaknya pendiam serta condong tertutup. Sampai kini saya kenal anaknya baik serta rajin belajar, " tutur Lena, tante Adil. 

Tahu keadaan itu, beberapa pihak yang bersimpati mencari tahu alamat Adil untuk memberi pertolongan. Minggu lantas, perwakilan sekolah mengklarifikasi segera pada Adil. 

Amir, guru SDN 147 Pangaparang, turut mengantarkan pertolongan seragam ke rumah Adil, Minggu (18/9) tempo hari. Menurut Amir, Adil memanglah alami permasalahan sosial di keluarganya. Mulai sejak kecil ke-2 orangtuanya berpisah. 

Bapak Adil disangka merantau ke Malaysia serta tidak pernah kirim berita. Mengenai ibunya telah menikah serta turut dengan suami barunya. " Anaknya rajin serta termasuk juga berprestasi. Cuma saja ia memanglah miliki permasalahan sosial yang kompleks, " papar Amir. 

Sampai sekarang ini, kehidupan Adil makin mencekam, bagaimana tak? sosok nenek yang merawatnya mulai sejak kecil sampai sekolah itu, telah wafat sebagian minggu waktu lalu. 

Saat ini Adil tinggal dirumah sepupu serta neneknya yang satunya di Dusun Cendrana, Desa Pangaparang. Yang ia keluhkan yaitu pakaian seragamnya, termasuk juga sepatu serta tas kepunyaannya yang telah tidak layak. Ia terasa malu mengeluhkan hal semacam itu pada siapa juga. 

Peristiwa itupun segera mengundang simpati netizen dengan berikan komentar. 

“Minta alamat komplit nya dong” Catat account sofie_the_schatzies 

“Ya Allah sedihh, banyak2 bersyukuuurr kita yg msh di beri kecukupan” Catat account delvidel_ 

Hmm.. dengan peristiwa ini, kita telah sepantasnya bersukur atas apa kecukupan kita dalam melakukan hidup..

Artikel Terkait