Menyamar Sebagai warga Biasa, Kapolda ini Tangkap Polantas Yang Melakukan Tilang "Damai"

Loading...

Kisah Brigjen Arief perangi korupsi sampai didongkel cukong Rp 10 M

Seorang pemimpin, termasuk juga di kepolisian, agaknya butuh kerap turun ke lapangan hingga dapat tahu secara segera apa yang dilakukan anak buahnya. Apa yang dilakukan oleh Kapolda ini sesekali dapat dicontoh. Ia menyamar jadi warga umum dan memergoki polantas tengah melakukan sistem tilang “damai”.

Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto pernah memergoki anggota polantas tengah lakukan proses tilang “damai” di Pos Lalu dekat satu pasar.

Arief, pada saat itu, bersama istrinya naik motor. Ia yang menyamar sebagai warga umum berhenti


sekitaran satu jam memperhatikan anggota lalu menangkapi warga yang tidak mematuhi rambu larangan putar balik.


 " Saya kalkulasi jumlah pelanggar yang di tangkap dan dibawa ke pos Lalu. Saya hitung nyaris 10 orang, selalu saya datangi dan saya tanya diapakan orang, mereka tidak tahu bila yang tanya Kapolda, " kata Arief yang waktu itu baru menjabat jadi Kapolda Kalbar hingga wajahnya belum sangat dikenali.

Arief pernah diusir oleh anggota lalu. Lantas ia juga berbalik memarahi petugs itu. Jenderal bintang satu itu menyatakan kekecewaannya pada petugas itu. Ia katakan, harusnya polisi melayani masyarakat, tak malah mencari kesalahan orang-orang dan memalak mereka.

 " Akhirnya Pos Lantasnya saya bongkar, dirubah jadi Balai Polisi dan Orang-orang, " papar Arief.


Tarbiyah. net
sumber:http://www.kawasannusantara.com/2016/06/menyamar-sebagai-warga-biasa-kapolda.html

Artikel Terkait